Home News Latest News
follow-me-120

 


latest News

22

Jan

2010

Awas, Mesin EDC di Toko-toko Juga Bisa 'Mencuri' Data
Written by andri   
Pencurian data-data nasabah tidak hanya dilakukan lewat ATM-ATM. Melainkan juga bisa dilakukan melalui alat Electronic Data Capture (EDC) yang biasa ada di merchant-merchant atau toko-toko. Jadi waspadai juga transaksi via EDC.

Hal tersebut disampaikan Vice President Information Technology Development Departement Artajasa, Nuri Wicaksana kepada wartawan ketika ditemui di Hotel Indonesia, Kempinski, Jakarta, Jumat (22/01/2010). PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) merupakan pengelola jaringan ATM Bersama.
Add a comment
Read more...
 

22

Jan

2010

Tak Ada Rush Transaksi via ATM
Written by andri   
PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) salah satu penyedia jasa jaringan ATM Bersama mencatat transaksi harian secara nasional masih normal.

Dengan kata lain tidak ada penurunan transaksi ataupun rush (penarikan besar-besaran) melalui ATM Bersama setelah maraknya pemberitaan mengenai pembobolan rekening nasabah melalui ATM.

Demikian dikatakan oleh Vice President Electronic Channel, Zul Irfan ketika ditemui wartawan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (22/01/2010). 

"Pasca banyaknya laporan mengenai pembobolan rekening melalu ATM beberapa hari ini, kita melihat transaksi harian masih dalam taraf normal," tutur Zul Irfan.

Ia menjelaskan rata-rata transaksi per hari dalam jaringan ATM bersama mencapai 250.000-300.000 transaksi.
"Dan saat ini tidak ada perubahan signifikan," tegasnya.

Saat ini, lanjut Zul Irfan, anggota ATM Bersama terdiri dari 74 bank dan 20.000 terminal ATM. Artajasa memastikan tidak ada kerusakan dari sistem dan jaringan.

"Kita bisa memastikan tidak ada masalah yang terjadi didalam jaringan dan sistem dimana menjadi tanggung jawab Artajasa," ungkapnya.

Ia menegaskan kasus pembobolan yang terjadi beberapa hari ini menjadi tanggung jawab bank pemilik mesin.

"Karena proses skimming terjadi pada mesin ATM, bukan pada jaringan," tuturnya.

Namun ia memastikan, mesin ATM Bersama sendiri yang dimiliki oleh Artajasa sudah dilengkapi dengan pengaman anti skimmer.

"Kita mempunyai 38 unit mesin ATM yang pure atas nama ATM Bersama yang tersebar di Jakarta. Seluruh mesin tersebut sudah dilengkapi oleh anti skimmer," tandasnya.

Sejumlah bank kemarin memang telah mempublikasikan kerugian yang diderita nasabah akibat aksi pembobolan yang diduga dilakukan sindikat internasional. Diantaranya adalah:

  • BCA: 200 nasabah dibobol dengan kerugian sekitar Rp 5 miliar
  • BNI: 19 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 200 juta
  • BRI: 3 nasabah dengan kerugian sekitar Rp 48,5 juta
http://www.detikfinance.com/read/2010/01/22/111430/1283854/5/tak-ada-rush-transaksi-via-atm
Reblog this post [with Zemanta]
Add a comment

ATM - bank - BCA - bobol

 

21

Jan

2010

Korban di Bali Diduga Mencapai 200 Nasabah, Total Kerugian Rp 2 M
Written by andri   
Korban pembobolan rekening nasabah di Bali semakin bertambah. Diduga korban mencapai 200 orang dengan total kerugian Rp 2 miliar.

"Jumlah total kerugian sekitar Rp 2 miliar dari 150-200 nasabah yang dibobol di Bali," kata pimpinan Bank Indonesia (BI) Denpasar Jeffrey Kairupang di kantornya, Jl Cokorda Agung Tresno, Denpasar, Kamis (21/1/2010).

Jeffrey mengatakan, jumlah itu masih belum pasti. Masih perlu klarifikasi, karena setiap ada laporan pihak bank selalu melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Kasus ini juga sudah ditangani oleh bank yang bersangkutan.

"Mungkin saja terkait dengan sistem IT ini, direkam, dicatat dengan alat kemudian datanya ditransfer ke kartu lain melalui internet," ungkapnya.

Menurut Jeffrey, pelaku cukup canggih. Disarankan nasabah untuk selalu mengubah nomor PIN dan tidak menggunakan ATM di tempat yang sama.

"Laporan sudah ditangani oleh pihak bank sehingga masyarakat tak perlu panik," tukasnya. http://www.detiknews.com/read/2010/01/21/190328/1283617/10/korban-di-bali-diduga-mencapai-200-nasabah-total-kerugian-rp-2-m?991102605 Add a comment

agen pulsa news - Bali - bank - BCA - bobol

 

21

Jan

2010

Kenali Skimmer - Alat Pembobol ATM di Mulut ATM
Written by andri   

Jakarta - Skimmer, alat pencuri data nasabah yang dipasang di mulut ATM, menjadi beken pasca terkuaknya kasus pencurian dana nasabah bank di Bali. Alat ini dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan nasabah awam akan menganggapnya tidak ada yang ganjil.

Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang disebut "contoh yang sempurna" dalam artikel di www.krebsonsecurity.com. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (electronic data capture) alias skimmer.

Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan, terlihat sempurna bukan? Orang awam tentu tidak akan ngeh.

Skimmer di atas ditemukan di ATM Citibank di Woodland Hills, California, AS, pada 6 Desember 2009.

Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, data di kartu nasabah langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet PIN.

Ketika data nasabah dan PIN telah dikantungi, pencuri segera membuat kartu bodong. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.

Semalam, Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana telah menemukan alat skimmer itu di sebuah mesin ATM. Bagaimana bentuk skimmer tersebut, apakah sama seperti gambar di atas, Gede akan memperlihatkannya hari ini.

Menurut Gede, alat ini dipasang di mulut ATM. Kemudian, dipasang kamera kecil tak jauh dari mesin ATM tersebut. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut pelaku memantau transaksi nasabah via laptop.

"Nanti kita akan mengundang kepala bank di Bali. Alat ini akan kita demokan di depan mereka sehingga mereka bisa mengetahui modus operandi pelaku dan pola antisipasinya," paparnya.

Skimmer ini bisa ditangkis dengan alat anti-skimmer. Menurut ahli forensik digital, Ruby Alamsyah, sejumlah ATM di Indonesia telah dipasangi alat anti-skimmer. Hanya saja jumlahnya baru sedikit.

Bagaimana menghindari Skimming?


  • Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
  • Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
  • Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
  • Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
  • Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
  • Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
  • Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).
Add a comment

ATM - Skimmer

 

21

Jan

2010

2 ATM Machines Hit, BNI Intensifies Sweepings
Written by andri   
BNI stated that two ATMs are implicated with a number of customers' complaints of missing funds.
"Based on the verification, the occurences happened only around Denpasar, and out of 86 BNI ATMs in Denpasar, only two are implicated with the complaints," stated BNI corporate secretary Intan Abdams Katoppo during a press conference.
According to her, BNI is identifying and verifying the reports. "If the reports proves other factors besides customer negligence, then BNI will refund the customers' funds within 2 x 24 hours after the verification."
Intan also mentioned that most BNI ATMs are equipped with sophisticated security technology to prevent skimming, and soon all BNI ATMs in Indonesia will have the same technology implemented. "BNI is also intensifying monitorings and sweepings on ATMs to prevent unwanted incidents."
She stated that the problem is only occuring on ATM transactions, while for other e-channels, such as the BNI Internet Banking, BNI SMS Banking, BNI Mobile Banking, and BNI PhonePlus, are not affected at all.http://english.kompas.com/read/2010/01/21/09064237/2.ATM.Machines.Hit..BNI.Intensifies.Sweepings
Add a comment

ATM - bank - BCA - BNI - Permata

 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 1 of 8

Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.