Home

28

Apr

2010

XL kutipan JAWAPOS 27 April
Written by andri   

"MANAGER Non Traditional Channel Management XL Axiata Eka Dwidasa K. secara terpisah mengatakan, pihaknya merasa perlu menertibkan distribusi produknya di diler non traditional dengan menerapkan sistem kuota. '

'Terdapat indikasi bahwa pen­jualan dari diler non traditional telah disalahgunakan untuk men-supply jalur traditional retail,'' tegas dia. ''Hal ini ditunjukkan dengan beberapa survei lapangan, review, serta kewajaran jumlah transaksi per hari dari sebuah outlet non traditional, " tegasnya. "Dari data yang kami terima, jumlah yang wajar untuk transaksi per outlet non traditional adalah kurang dari 20 kali per hari.


Dengan begitu, kuota transaksi per hari sebanyak 100 kali per dompet pulsa chip non traditional dinilai sudah cukup untuk mengakomodasi penjualan produk XL melalui non traditional retail,'' ujarnya. XL mengategorikan non tra­­di­tio­nal retail sebagai channel distribusi yang memiliki bisnis inti di luar bidang telekomunikasi. Seper­ti Carrefour, Hypermart, Alfa­­mart atau Indomaret.

Se­dang­kan usaha bisnis inti di bidang teleko­munikasi disebut traditional retail seperti toko handphone dan aksesori, toko voucher, dan kartu perdana. Produk XL dialokasikan melalui non traditional retail hanya boleh dijual kepada pengguna XL yang membeli produk XL di outlet non traditional tersebut."



blog comments powered by Disqus

kuota - non traditional - XL Axiata - xl bebas

 

Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.