|
Rekening nasabah dari 6 bank dibobol di Bali secara misterius. Bank Indonesia (BI) meminta para nasabah tetap tenang.
Hal ini dikatakan Deputi BI Bidang Pengawasan Budi Rochadi di Gedung BI Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (20/1/2010). Menurut Budi kesalahan ini bukan pada nasabah.
"Hilangnya uang nasabah tentu itu menjadi tanggung jawab bank karena kesalahan bukan di nasabah," kata Budi.
Enam bank yang kebobolan di Bali adalah BNI, Mandiri, BCA, BRI, BII dan Bank Permata. Budi pun menegaskan masing-masing bank akan mengganti uang nasabahnya.
"Atas kejadian ini semua uang nasabah yang hilang akan dianti oleh pihak bank masing-masing. BI sudah berkoordinasi dengan bank tersebut," lanjutnya.
Menurut Budi, BI sudah meminta para Bank mengubah pin utama. BI pun segera akan memprogamkan kartu chip untuk dipasang di kartu ATM.
"Nanti ada chip khusus dimana chip itu tidak bisa dikopi," jelasnya. Polda Bali terus menyelidiki kasus pembobolan rekening nasabah di sejumlah bank. Hingga saat ini, jumlah dana nasabah yang raib
secara misterius mencapai lebih dari setengah miliar Rupiah.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Pol Gde Sugianyar, di Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Rabu (20/1/2010).
"Jumlah total dana nasabah yang hilang adalah Rp 434,3 juta plus US$ 2.733. Dana ini milik 14 nasabah Bank BCA, BNI dan Permata," ujar Sugianyar.
Dari jumlah itu, sebanyak Rp 303,5 juta adalah milik 8 nasabah Bank BCA. Sisanya, yakni Rp 73,3 juta milik 3 nasabah Bank BNI dan Rp 57,5 juta plus US$ 2.733 milik 3 nasabah Bank Permata.
"Di antara korban, ada 4 warga negara (WN) asing. Masing-masing 2 WN Amerika, 1 WN Rusia dan 1 WN Spanyol," tutur Sugianyar.
Sugianyar juga mengatakan, pelaku beraksi di 3 tempat, yakni Kuta, Ubud dan Kabupaten Klungkung. Mereka membobol rekening nasabah melalui ATM dan internet banking.
Saat ini, sambung Sugianyar, polisi sedang melakukan olah TKP atau ATM yang dipakai pelaku menjalankan aksi kejahatannya. Polisi memeriksa berbagai perlengkapan di ATM-ATM tersebut, seperti CCTV, petugas sekuriti dan sebagainya.
"Tim Cyber Crime Polda Bali juga sudah berkoordinasi dengan pihak bank untuk mengungkap kasus ini," tukas Sugianyar. http://www.detiknews.com/read/2010/01/20/181118/1282735/10/total-dana-nasabah-yang-raib-rp-4343-juta-dan-us--2733
Bali - BCA - BNI - Permata |